AKU MEMILIH BAHAGIA

Pernah nggak dibuat kesal sama seseorang, entah karena janji yang tidak ditepati, sikap yang tidak mengenakkan, atau hal lain yang membuatmu kesal? Tapi di saat itu juga kamu merasa "malas" untuk merasa kesal, bahkan malas untuk mengekspresikan rasa kesalmu. Kamu lebih memilih menyingkirkan benih kekesalan itu dari hati dan memilih untuk menyirami benih kebahagiaan di hati. Mmm tapi bukan sikap yang pasrah dan memaklumi kalo dia telah membuat kita kesal, tapi lebih ke sikap : kamu bisa saja merasa kesal bahkan mengekspresikan kekesalanmu tapi kamu mengabaikan rasa kesalmu, dan memilih untuk bahagia. Pernah?

Aku pernah mengalaminya. Rasanya malas sekali untuk merasa kesal. Ketika mau marah, tiba-tiba saja terpikir, udah ah bodo amat. Aku nggak mau merusak hariku dengan merasa kesal. Rasanya hanya buang-buang energi saja jika memilih menuruti emosi ini.

Bahasan ini membuatku jadi teringat perkataan temanku ketika kami diskusi tentang bagaimana psikolog memposisikan diri ketika sedang berhadapan dengan pasien. Orang yang menyampaikan "keluh kesah" ketika sedang konsultasi itu secara langsung dia tengah mengeluarkan aura/energi negatif. Itu sebabnya psikolog cenderung duduk di samping pasien bukan di depan langsung. Sebab jika di depan pasien langsung dia akan langsung terpapar energi/aura negatif itu. Akibatnya pendengar akan merasa lebih capek.

Aku jadi berpikir, ketika kita memilih merasakan emosi negatif dan mengekspresikan rasa kesal, tentu akan ada energi negatif yang akan tersalur. Dan bisa jadi itu akan menular ke orang-orang di sekitar kita. Bisa aja setelah itu orang-orang yang berinteraksi dengan kita menjadi nggak respect lagi ke kita, atau timbul perasaan semacam "gak enakan". Dan nggak menutup kemungkinan orang itu kedepannya akan bersikap berbeda, atau menahan diri ke kita. Apalagi orang-orang ini termasuk orang baru dalam kehidupan kita.

Lagipula ketika kita memilih untuk menuruti emosi negatif untuk kesal, itu jelas menguras energi lebih banyak dibanding mengabaikannya dan memilih untuk bahagia. Memang sih melegakan, tapi habis itu capek rasanya. Apalagi hati. Capek hati itu nggak enak banget kan rasanya?

Kita hidup saat ini memang nggak akan pernah bisa lepas dengan drama-drama yang membumbui perjalanan kita. Drama-drama itu bisa muncul salah satunya ketika kita berinteraksi dengan orang-orang di sekeliling kita (apalagi Tuhan menciptakan setiap insan berbeda-beda). Pasti selalu ada orang yang crash dengan sifat, prinsip, atau kebiasaan kita. Dan crash itu lah yang membuat kita musti pandai-pandai menyikapinya. Saat menghadapi situasi seperti ini, kita akan dihadapkan dengan pilihan-pilihan tentang bagaimana kita akan menyikapinya. Hidup itu salah satunya tentang pilihan kan? Di situasi ini kita ditawarkan lebih dari satu pilihan dan mau tak mau kita harus memilih. Termasuk saat kita dihadapkan dengan orang yang membuat kita kesal. Tinggal masing-masing dari kita aja mau memilih bagaimana menyikapinya.

Tapi apakah memilih untuk meluapkan emosi negatif itu adalah pilihan buruk? Nope. Menahan emosi terlalu berlebihan juga nggak baik untuk mental kita. Pada beberapa waktu sah-sah aja kita meluapkan emosi. Sah-sah aja kamu mau sambat. Sah-sah aja kamu mau meluapkan rasa kesal. Hanya saja lihat-lihat juga ya, emosi itu kamu luapkan ke mana. Jangan salah tempat :)

Aku mau bilang, ketika kamu dihadapkan di situasi nggak mengenakkan hati, tapi kamu memilih untuk mengabaikan emosimu dan memilih untuk bahagia : kamu luar biasa! Kamu hebat karena kamu memilih untuk membahagiakan dirimu. Karena memilih bahagia artinya kamu memilih untuk mengeluarkan energi positif ke orang lain, dan yang utama ke diri kamu sendiri. Energi positif itu bekal terbaik untuk terus maju menjalani hari-harimu dengan semangat. Kamu butuh spirit itu, ma frens! Kamu punya mimpi? Kamu punya tujuan? Nah semangat itu yang kamu butuhkan untuk mencapai mimpi dan tujuanmu. Sebesar apapun mimpi atau tujuanmu. Kamu butuh energi positif sebagai bensin yang menggerakkan mesin tubuhmu. 
Semangat!!!
***

Boyolali, 28 Maret 2019
-Mutiara Hayati-

CONVERSATION

1 komentar:

  1. haii selamat pagi numpang promo yahhh
    E D E N POKER lagi bagi-bagi bonus newmember
    10.000 Rp Nihh yukk buruaan jangan sampaii
    ketinggalannn !!

    Ijin promo yahh
    Hallo Bossku ! mau kasih info sedikit nihh , di EDENPOKER lagi memberikan bonus
    10.000 Ribu GRATISS LHOO dan kami juga memberikan bonus next depo 5 % juga lhoo
    ayoo buruaan gabung bersama kami di E D E N P O K E R . X Y Z

    BalasHapus

Back
to top