Suatu hari nanti
Akan ku bangunkan tidurmu dengan rayuan puisi
Lantas ku buatkan kau secangkir puisi
Biar pagimu tak lagi penuh rona dan suara piring yang beradu sama
Akan ku siapkan seporsi puisi biar kau tak perlu risau menunggu tegaknya matahari
Suatu hari nanti
Akan ku sambut tanganmu yang penuh debu
Dan akan ku basuh ia dengan beningnya puisi yang telah ku siapkan sesaat setelah kau mengabariku "aku pulang"
Suatu hari nanti
Akan ku nyanyikan padamu melodi puisi dalam musikalisasi
Biar gugur semua lelahmu tenggelam dalam labuhan mimpi indahmu
Suatu hari nanti
Akan ku temani kau menikmati senja kecintaanmu bersama puisi
Biar senja dan puisi kita saling bercumbu
Sedang Semesta menautkan cinta kita
Suatu hari nanti
Aku akan lebih banyak menulis puisi
Biar Semesta tahu syukurku atas aku yang lahir dari rusukmu
Malam ini, Desember 2015
-Mutiara Ha(ya)ti-
*dek, jones ya?
CONVERSATION
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Pemilik Aksara
- Mutiara Hayati
- Yogyakarta
- Perempuan yang hatinya dicuri oleh langit berkali-kali
Popular Posts
-
Beberapa hari yang lalu adek sepupuku yang masih berusia 5 tahun menjalani operasi mata kiri. Saat itu aku ikut menunggu proses jalannya op...
-
Suatu pagi di hari pertama puasa tahun 2020, aku mendapati diriku hamil setelah melihat ada dua garis biru di 2 testpack yang ku gunakan. Pe...
-
Pantai! Siapa yang suka pantai cung! ^^ Nah kali ini aku akan bagi sedikit info tentang (beberapa) pantai yang ada di Kecamatan Panggang ...
-
Yak! Akhirnya nge-post lagi~ ^^ Libur panjang. Siang menyengat. Bosan. Akhirnya aku iseng buka-buka folder lama, dan ketemulah tulisan in...
Ayuuuk~ ini nih yang bikin baper :') Suatu hari nanti (tepatnya kapan?) :p izin share ya
BalasHapus