GERHANA

Serpih waktu luruh di atas pijakan berlalu
Menebal, menyisa ringkihan rangka saja
Luka nanah di tubuhnya,
Menggelembung seiring palingan mata dari pinta
Benar, waktu terbaring dengan sisa tenaga

Tidakkah sampai anak-anak sajak mengejar
Sedang dipunggungnya telah tersampir bingkisan pesan
Tentang malam yang menangisi jarak dewasa
Menganga pamerkan deretan kuasa emasnya

Cahaya, sampai kapan kau bersembunyi
Tengoklah, dan temui sejenak aku dan anak-anak
Perih nian melirikmu tanpa permisi
Bahkan menyadari, kau tak setitikpun menelan hati
Tahu lah, malamku dipadati gulana
Semenjak kunjunganmu tak memberi jawaban nyata
Hanya bisu di samping deretan bintang termangu
Dan kudapati onggokan sedu sedan kelabu

Biar kurasa butir napasmu, Cahaya
Sebab aku dan waktu sudah terkapar kehabisan daya
Saat malam memetik biola nestapa,
cintaku terbelit dalam gerhana


Keyongan Kidul, 8 Oktober 2014
-eLKa

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar

Back
to top