TUHAN MENJAWAB DOAMU


Hai, apakah saat ini ada doa yang tengah kau rangkai untuk diterbangkan ke langit? Atau ada doa yang sejak sekian puluh purnama kau rangkai sampai sekarang lantas selalu kau terbangkan di kala tertentu? Tapi seolah-olah jawaban atas doa-doa mu yang kau terbangkan itu belum diturunkan. Seolah langit belum memberikan tanda-tanda tentang kapan jawaban itu akan datang. Bahkan hingga kau meminta agar Tuhan memberimu hati yang lebih peka untuk menangkap petunjuk dari-Nya –barangkali Tuhan sudah menurunkan petunjuk tapi hati tak kunjung menangkap sinyal.

Sekalipun rasanya seperti tidak kunjung ada jawaban, aku harap kau tidak berputus asa dalam menerbangkan doa-doa ke langit. Aku harap kau tetap bersabar dalam berdoa. Sebab, seperti janji Tuhan yang dituangkan dalam ayat-ayat cinta-Nya, bahwa tak sekalipun Dia akan ingkar janji untuk menjawab doa-doamu. Tuhan selalu mendengar doa yang kau ucapkan, bahkan sekalipun kau mungkin menerbangkannya dalam kebisuan. Hanya melalui butir-butir air mata yang menuruni dinding pipi. Saking seringnya berdoa hal yang sama hingga rasanya kali itu kau kehabisan kata-kata. Tapi Tuhan paham dan tahu apa maksud dari doa yang kau terbangkan. Tuhan bisa membaca pesan yang ikut jatuh dari matamu. Hanya saja memang tidak setiap doa terjawab sesuai dengan ekspektasimu. Tidak semua hal yang kau doakan langsung terjawab secara “instan”. Pada beberapa kondisi pun Tuhan ingin kau bersabar. Tuhan ingin melihat kamu lebih banyak bersimpuh, berdua dengan-Nya. Tuhan ingin melihat seberapa besar perjuanganmu atas doa-doa yang konsisten kau rangkai.

Percayalah, hai kau yang kuat. Tuhan selalu senang melihatmu berlama-lama menengadahkan tangan sembari menerbangkan doa-doa yang telah kau rangkai dengan indah. Bukan kah kau rasakan damai setelahnya? Itu sebab Tuhan telah merengkuh dirimu. Tuhan hembuskan kedamaian dalam dirimu. Sembari terus mengusap-usap hatimu hingga kau tanpa sadar mampu bertahan sekian puluh langkah lagi ke depan untuk bersabar.

Teruslah terbangkan doamu. Sembari terus menebalkan keyakinanmu bahwa Tuhan menerima rangkaian doamu, lantas Dia menentukan jadwal kapan jawaban itu akan diturunkan secara jelas dan nyata di depanmu. Lapangkan pula hatimu. Biarkan tangan-Nya yang menuntun ke mana hatimu akan berjalan. Sebab sebaik-baik penulis skenario cerita, tak ada yang mampu menandingi-Nya. Seindah-indahnya skenario cerita yang pernah kau baca atau tonton di film dan drama, tidak ada yang bisa menandingi indahnya skenario yang Tuhan tuliskan untuk menjawab doamu. 

Hai kau yang kuat hatinya. Bersabarlah dalam berdoa. Tuhan pasti menjawab. Sembari terus merangkai, cobalah untuk terus membersihkan hatimu agar ia lebih peka menangkap satu dua petunjuk dari-Nya -karena barangkali sejak awal Tuhan telah menurunkan petunjuk. Tuhan suka kau banyak bercerita pada-Nya, sekalipun setiap detik Dia selalu mengawasimu -tak luput sedetikpun. Tapi Tuhan suka melihatmu ketika menengadahkan tangan seusai sholat lantas mencurahkan semua isi di hati dan kepalamu. Tuhan senang saat kau memilih datang mengunjungi-Nya dengan setenteng keranjang penuh rangkaian doa.

Teguhkan terus keyakinan di hatimu. Bahwa Tuhan mendengar dan pasti menjawab doamu.
***

Bantul, 29 Oktober 2019
-Mutiara Hayati-

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar

Back
to top