WAKTU BERGERAK MAJU, BEGITUPUN DIRIMU

Purnama terakhir di tahun ini sudah lewat. Sadar maupun tidak sadar, beberapa hari lagi kita akan memasuki tahun 2019. Pergantian tahun yang selalu menjadi momen khusus kebanyakan orang untuk melakukan refleksi diri atas apa yang telah dilakukan selama 12 bulan terakhir. Apa saja hal-hal yang dilewati, mimpi-mimpi yang apa saja yang berhasil diwujudkan tahun ini, dan masih banyak lagi. Pergantian tahun juga dijadikan oleh beberapa orang sebagai momen untuk membuat gebrakan terkait hal-hal yang ingin dan akan diwujudkan di tahun yang baru. Ya, ku pikir hampir semua orang menyambut tahun baru dengan semangat perubahan berbekal mimpi-mimpi baru. Beberapa bahkan sudah menyiapkan strategi-strategi untuk mewujudkan mimpi-mimpinya.
Apa kabar kamu? Apa saja yang sudah kamu capai di tahun 2018 ini? Apa saja yang pada akhirnya belum berhasil kamu dapatkan di tahun ini? Atau kejutan apakah yang Tuhan berikan padamu di tahun ini? Kamu menulis apa saja di diary-mu selama setahun ini? Momen-momen apa yang paling berkesan selama satu tahun ini? Tantangan, hambatan, atau gangguan apa yang sempat kamu alami di tahun ini? Aku yakin jika seluruh perjalanmu dituliskan dalam sebuah buku, maka pastinya itu akan menjadi buku yang tebal dan berisi dengan hal-hal yang sangat kompleks dan beragam. Mulai dari yang paling menyenangkan dan yang paling menyedihkan. Hal-hal yang ingin selalu kamu ingat dan mungkin hal yang ingin sekali kamu lupakan.
Time moves forward.
Kita akan selalu merasakan waktu berjalan maju selama kita masih diberi kesempatan untuk menghirup udara di dunia sekarang ini. Waktu tidak melihat apa yang sedang ia lewati. Ia seolah memakai kacamata kuda sehingga hanya fokus menatap ke depan. Tidak ke samping apalagi ke belakang. Waktu seolah tak peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Termasuk apa yang kita lakukan. Sebab faktanya kita lah yang senantiasa melihat waktu. Kita lah yang berpacu dengan waktu. Dunia yang berkembang sedangkan waktu tetap maju. Ia tidak akan menunggu ketika kita tengah berusaha maju. Ia tidak akan mau menggandeng kita maju. Tapi kita sendirilah yang harus berinisiatif untuk mengerahkan tenaga untuk maju, sekalipun mungkin kita sulit untuk sejajar dengan waktu. Setidaknya kita sejalan dengan waktu. Konsisten bergerak maju. Sekalinya kita berhenti maka butuh tenaga yang lebih untuk berpacu dengan waktu.
Lantas, kenapa kita senantiasa berpacu dengan waktu? Kenapa kita harus melihat waktu ketika melakukan perjalanan? Nyawa yang ditiupkan ke tubuh kita sepaket dengan waktu. Selama ruh masih melekat di tubuh kita, selama itu pula kita masih menjadi bagian dari waktu. Saat ruh ditiupkan itu pun Tuhan sudah menentukan masa hidup kita. Ibarat kita punya timer masing-masing yang dimulai saat ruh sudah bersatu dengan tubuh. Ketika Tuhan meniupkan nyawa ke tubuh kita, saat itu Dia tengah memberikan kita kesempatan untuk “berkembang” di dunia. Berkembang adalah saat kita memiliki tujuan hidup yang ingin dicapai dan kita menyusun strategi untuk mencapai tujuan itu. Saat berkembang itulah kita mau tidak mau berpacu dengan waktu yang semakin berkurang. Sebab selagi kita melaksanakan strategi itu Tuhan memberikan kita sedikit guncangan dan hambatan yang dimaksudkan untuk menguji konsistensi kita dan memperbesar kapasitas kita. Jika dengan hambatan dan guncangan itu kita tidak berimprovisasi, maka tanpa sadar kita tengah membuat jarak antara kita dengan waktu. Timer hidup kita terus berjalan, sedangkan kita masih sekian ribu langkah untuk mencapai tujuan kita. Jika sekali saja kita menghentikan langkah, kita sudah melewatkan sekian detik waktu yang telah ditetapkan dalam hidup kita.
2019 tinggal menghitung hari. Apa kabar tujuan hidupmu? Jika ada hal-hal yang membuatmu merasa bersalah dengan dirimu sendiri sampai saat ini, cobalah mulai untuk memaafkan dirimu sendiri. Berdamailah dengan dirimu atas kesalahan atau kegagalan yang sempat kamu alami. Tidak apa-apa, semua akan baik-baik saja. Jabatlah dirimu sendiri. Dan mulailah menggerakkan kembali kakimu untuk berlari maju menuju mimpimu. Pegang erat kembali niat dan semangatmu. Jangan khawatirkan waktu yang mungkin sudah bergerak jauh. Jangan khawatirkan pula capaian dan waktu yang dimiliki oleh orang lain, sebab kamu punya jalur perjalanan yang berbeda dengan mereka. Jika pada akhirnya semua mimpi yang ingin kamu raih tidak dapat seluruhnya terwujud, setidaknya kamu telah berkembang. Setidaknya kamu sudah berbeda dari kamu di masa lalu.
2019 tinggal beberapa fajar lagi. Jika saat ini kamu masih berbaring, maka bangkitlah saat ini juga. Jika hal-hal di luar masih membuatmu terdistraksi, tinggalkanlah dan kembalilah menatap mimpimu. Jika saat ini kamu susah berlari, berjalan pun tidak masalah. Setidaknya kamu konsisten maju. Tepis semua hal-hal yang bisa membuatmu memalingkan pandangan dari mimpimu. Kunci targetmu. Kencangkan tali sepatumu dan bergeraklah maju.
Waktu bergerak maju, begitupun dirimu.
***
Bantul, 24 Desember 2018
-Mutiara Hayati-

CONVERSATION

1 komentar:

  1. haii selamat pagi numpang promo yahhh
    E D E N POKER lagi bagi-bagi bonus newmember
    10.000 Rp Nihh yukk buruaan jangan sampaii
    ketinggalannn !!

    Ijin promo yahh
    Hallo Bossku ! mau kasih info sedikit nihh , di EDENPOKER lagi memberikan bonus
    10.000 Ribu GRATISS LHOO dan kami juga memberikan bonus next depo 5 % juga lhoo
    ayoo buruaan gabung bersama kami di E D E N P O K E R . X Y Z

    BalasHapus

Back
to top