Sering terbesit dipikiranku,
Seberapa jauh kita dipisahkan?
Terhitung sejak Tuhan mematahkan rusuk kirimu lantas mengubahnya menjadi aku
Kemudian Tuhan sama-sama menghembuskan kita ke dalam rahim yang berbeda
Sampai saat ini, saat kita masih sama-sama di jalan yang berseberangan
Seberapa jauh kita dipisahkan?
Sejak Tuhan memisahkan kita di atas sana
Apakah sebelumnya kita pernah bertemu?
Apakah kita hanya dipisahkan tembok dan halaman rumah sejak kecil?
Apakah kita hanya dipisahkan tembok kelas saat kita sama-sama mengenal cinta pertama kali?
Apakah kita dipisahkan kekakuan sejak pertama kita bertukar nama di bawah atap kampus yang sama?
Apakah kita bahkan belum pernah dipertemukan sama sekali?
Apakah kita pernah sekali dipertemukan namun kita masih sibuk menatap tujuan yang beda?
Seberapa jauh kita dipisahkan?
Sejak Tuhan memisahkan kita di rahim yang berbeda
Apakah Tuhan hanya memisahkan kita di daerah yang beda?
Atau Tuhan memisahkan kita di pulau yang beda?
Aku selalu menantikan jawaban atas pertanyaan itu
Seperi kisah Adam dan Hawa
Yang disatukan di surga lantas Tuhan memisahkannya di bumi
Berpuluh-puluh dan mungkin ratusan kilo mereka dipisahkan
Tapi Tuhan Maha Baik
Tulang rusuk yang terpisah itu pasti dikembalikan ke asalnya
Dan ya, mereka kembali bersatu
Adam dan Hawa
Sebuah kisah klasik yang bagiku selalu penuh romansa
Begitupun kisah Bapak dan Ibu juga
Yang sejak lahir dipisahkan jarak dari Ngawi-Jogja
Lantas saat mendekati waktunya, Tuhan gerakkan Bapak-Muda untuk mencari hidup di Jogja
Kemudian Tuhan menuntun Bapak-Muda untuk menyusutkan jarak dengan Ibu-Muda
Hingga akhirnya jarak itu benar-benar menyusut dan menghilang
Sesederhana itu saja
Begitupun kisah Bapak dan Ibu juga
Yang sejak lahir dipisahkan jarak dari Ngawi-Jogja
Lantas saat mendekati waktunya, Tuhan gerakkan Bapak-Muda untuk mencari hidup di Jogja
Kemudian Tuhan menuntun Bapak-Muda untuk menyusutkan jarak dengan Ibu-Muda
Hingga akhirnya jarak itu benar-benar menyusut dan menghilang
Sesederhana itu saja
Bukankah kita juga demikian?
Kita sama persis seperti mereka
Dan kita masih di tahapan saling mencari
Tahap ketika jarak masih bernapas di antara kita
Tahap ketika jarak masih bernapas di antara kita
Kelak saat waktu itu tiba,
Jarak di antara akan hilang
Jarak di antara akan hilang
Pertanyaanku akan terjawab
Seberapa jauh kita dipisahkan, terhitung sejak Tuhan menghembuskan di rahim yang beda?
Aku sungguh
menanti
jawabannya.

Uuuu haya keren
BalasHapusTerimakasih kakak~
HapusBagus banget sih kata katanya -_- wkwkw ok fix, resmi jadi pembaca aksara hati wkwk
BalasHapus