Berdua:Kau dan aku
Belati dan darah
Berdiri tukar mata
"Sampai jumpa"
Tidak akan ada mata berair
Lepas belati kau hunus pelan namun dalam
Tak nampak atau kau menolak paham
Wajahmu perlahan terhapus tegar
Selangkah tumbuh.
"Hei, ada yang tertinggal."
Wajahmu bertanya, -apa?
"Bayanganmu."
"Jangan kau tinggalkan dia bersamaku."
Jika hatimu luas menenggelamkan wajahku
Aku tak ingin mati perlahan mengharapkanmu.
-Tanjung (Permai), 23 Juli 2015
0 komentar:
Posting Komentar