KAU, HUJAN, DAN AKU

Kita berdiri di antara hujan 
Hujan yang bisu 
Hujan yang menatapmu 
Hujan yang menatapku 
Kita sama-sama tak ingin basah
Melangkah maju, menggapai rintik hujan
Melumuri tubuh kita dengan tangisan tawa
Tidak
Kita sepakat tak maju 
tanpa pernah sepakat itu bersama kita ikat
Sapaku pun sepertinya tak sampai padamu 
Sebab hujan membawanya ke liang 
Bukan padamu
Seperti inilah kita 
Berdiri di antara hujan 
Saling menatap 
Tapi rinainya menghalau 
mata yang merindu 
Kita menjelma dua insan menahan hujan 
Hujan dalam diri kita masing-masing 

Langit menyaksi 
Kita berdiri di antara hujan 
Doa-doa dirapal
Berpilin, berputar, berpendar ditelan mega 
Hanya tentang waktu 
Hujan di antara kita akan reda 
Dan kita akan saling bertukar mata 
***

Tanjung, 7 Juni 2016
Mutiara Ha(ya)ti
-disponsori oleh hujan di luar ^^

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar

Back
to top